Hutan Mangrove atau yang biasa disebut hutan bakau adalah jenis hutan yang kurang populer di Indonesia. Sungguh mengherankan mengingat betapa besar manfaat mangrove dalam menyelamatkan lingkungan. Selain sebagai habitat bagi berbagai macam satwa dan tanaman, hutan mangrove juga mampu menyerap karbondioksida 10 kali lebih kuat daripada hutan kota.

Selain itu, mangrove juga memiliki kemampuan untuk melindungi pantai dari abrasi dan sebagai filter agar air asin tindak memasuki kawasan daratan. Namun ada satu manfaat yang luar biasa dari hutan mangrove, hal itu adalah kemampuannya untuk melindungi pantai dari hantaman tsunami.

Upaya menyelamatkan hutan mangrove – Mangrove atau bakau sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan terutama di sekitar pantai. Tanpa hutan bakau akan mudah sekali terjadi abrasi sehingga tanah di sekitar pantai menjadi terkikis. Jika hal tersebut sudah terjadi maka berbahaya bagi warga atau rumah di sekitar pantai sebab rumahnya bisa terkena dampak gelombang laut. Pelestarian hutan bakau sering dilakukan oleh pemerintah baik dari Departemen Kehutanan, Kelautan dan perikanan maupun oleh pemerintah daerah setempat. Agar hutan bakau tidak mengalami kerusakan, dibutuhkan tindakan pelestarian dan juga penyelamatan. Tidak hanya pemerintah saja yang melakukannya namun warga dan masyarakat di Indonesia pun harus turut andil dalam upaya menyelamatkan hutan mangrove.


Apabila kita menunggu ajakan dari pemerintah, maka usaha penyelamatan mangrove tidak akan kunjung terlaksana. Bukankah lebih baik lagi apabila kita yang menjadi pionir gerakan penyelamatan mangrove? Dengan gerakan ini, siapa tahu kita mampu menginspirasi perguruan tinggi lain untuk melakukan hal sama di daerahnya masing-masing. Kita bisa mendapat keuntungan ganda, menyelamatkan lingkungan.

Kita perlu mengingat bahwa masalah lingkungan bukan hanya milik masyarakat yang ada disekitar pantai, masalah maritim juga bukan hanya tanggung jawab mahasiswa Fakultas Teknologi Kelautan. Keberlangsungan hidup hutan mangrove merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat mengingat salah satu peran manusia adalah sebagai pengelola lingkungan. Maka belum terlambat bagi kita untuk mulai beraksi guna menyelamatkan hutan mangrove di Indonesia.

Mari kita mulai turun tangan untuk menyelamatkan populasi mangrove!